Selasa, 06 November 2018

Grebek Suro di Desa Menang


Mengenal sejarah merupakan mengenal jati diri negara. Siapa tak mengenal sejarah pastilah tak tau dirinya sendiri.
Belajar sejarah tentu juga tak lepas dari budaya. Budaya merupakan hasil dari produk masyarakat yang telah dipercayahi dan dilaksanakan secara turun temurun.
Bertepatan pada tgl 1 suro 1440 H, masyarakat Desa Pamenang Kec. Pagu Kab. Kediri mengadakan Grebek Suro. Start upacara mulai dari balai desa Pamenang menuju petilasan Sri Aji Joyoboyo dan Terakhir upacara di Sendang Tirto kamandanu yang tepatnya tak jauh dari tempat petilasannya Sri Aji Joyoboyo.
Dua tempat ini tak bisa di pisahkan, ibarat satu rumah, 2 atap. Upacara ini merupakan ritual sebagai wujud ucapan terimakasih terhadap leluhur dan sebagai bentuk melestarikan budaya yang dulu sudah ada. Awal mulanya yang menggagas Grebek Suro ini bukan berasal masyarakat setempat, melainkan Keluarga besar Joyogento dari Jogjakarta dan di ikuti berbagai penjuru daerah seperti halnya ada yg dari Solo.
Seiring waktu berjalan masyarakat atau keluarga dari juru kunci sendang dapat melaksanakan acara dan di ikuti oleh lapisan paguyupan yg ada di kediri. Dan tak ketinggalan juga teman" mahasiswa Perbandingan Agama IAIN Kediri yg ikut serta partisipasi. sekalian ini merupakan agenda kami bernama Direct Research
Suatu kegiatan yang lebih mangarah pada kajian Fenomenologi yakni melihat langsung prosesi atau upacara Grebek Suro dan tentu banyak pengalaman-pengalaman yang belom kita ketahui di dalam kelas.
# Grebek 1 Suro  1440 H
# Direct Research
# Perbandingan Agama
# IAIN Kediri

Tidak ada komentar:

Posting Komentar